Show Time

Jumat, 1 Februari 2008 adalah pertama kalinya aku memberanikan diri buat BERSAKSI di Ibadah KBMK UNMUL selama kurang lebih 3,5 tahun aku menjadi mahasiswa UNMUL. Membutuhkan keberanian besar buat ngelakuin itu semua dan aku tau BAPA selalu disampingku ketika aku melakukan semuanya.

Aku gak cerita banyak tapi cuman kilas balik dari kehidupanku diawal kuliah ampe saat ini. Pertama lulus SMA (aku lulusan SMANSA Samarinda angkatan 2004) aku berniat masuk di kedokteran UNMUL namun setelah ikut tes lokal ternyata aku tidak lulus padahal temen2 ku yg duduk di sampingku pada lulus semua.

kemudian aku mencoba lagi untuk ikut SPMB dengan memilih Ahli Gizi UGM sebagai pilihan pertama dan Tata Kota Brawijaya sebagai ilihan kedua. Dan hasilnya juga sama aku dinyatakan TIDAK LULUS SPMB. Aku mulai kecewa dan CURHAT ama BAPA.

Karena takut malu sudah lulus SMA tidak kuliah aku mencoba ikut tes Lokalnya UNMUL dengan mengambil jurusan ILMU KOMPUTER fakultas MIPA. Dan Alhasil ternyata aku LULUS padahal aku gak terlalu serius mengisi lembar jawaban. But aku pikir ni memang rencana BAPA so aku akan mencoba menjalakannya.

Selama 3 semester aku menjadi mahasiswa ILMU KOMPUTER yang senjata utamanya adalah komputer malah aku tidak memilikinya selama itu, tapi aku terus bergumul dalam doa dan BAPA memberi aku seorang teman yang memperbolehkan aku menggunakan komputer yang ia miliki bahkan Leptopnya untuk aku pakai kapan aja.

Di Semester 5 aku mulai disibukan dengan berbagai tugas dan asistensi beberapa mata kuliah sehingga aku membutuhkan kendaraan untuk pergi sana sini, dan aku kembali bergumul setelah itu jawaban yang aku dapat bukanlah memperoleh sebuah motor baru melainka aku diberikan seorang temen yang senantiasa menemania aku kemana aja menggunakan sepeda motor yang dia miliki.

Di bulan Februari ini aku telah berada disemester 8 dan akan berusaha untuk cepat lulus, sebagai sarana penunjang aku membutuhkan sebuah leptop agar aku bisa mengerjakan skripsiku dimana aja. Ketika aku memintanya pada papi – mami mereka bilang “kan ada komputer di kamar mu, lagian klo ada uang lebih mo buat bangun rumah di kebun”. Mendengar hal itu aku hanya bisa menundukan kepala menuju kamarku, mencoba kembali menutup mataku untuk berkomunikasi dengan BAPA. Sekitar 1 minggu BAPA menjawab doaku dengan memperbolehkan aku menggunakan leptop temen2 aku yang bisa aku pakai kapan aku perlukan. Sekali lagi Bapa menjawab DOA ku dengan hal-hal yang mengejutkan aku. Tidak hanya itu aja selain leptop aku juga diberi kepercayaan untuk memegang server unmul dengan kecepatan 3 Mega kalo mau internetan.

Terimakasih buat kalian semua yang mau menjadi jalan buat aku menuju keberhasilan ku, terimakasih telah mau BAPA pakai untuk selalu ada di samping aku ketiaka aku perlukan.

Adi sudah mau menemania aku dengan Shogunnya, Dayat dah mo minjamkan Acernya pas aku butuh buat ngetak ngetik, Semi dengan Supra biru yang pernah aku jatuhkan di bawah jembatan lambung, Warnet CityNet dimana ku bisa Ngenet gratis ama belajar jadi Operator yang sering nombok tiap malam, Adit yang mau di tumpangin rumahnya buat ngerjakan tugas plus ngeprint, Yuspa dengan Gren hijau-hitam yang bela-belain hujan hujan jemput aku, itong dengan eks-jupiter merah-hitam yang ada saat aku BeTe. Oh iya satu lagi anak palaran yang akhir-akhir ini menjadi teman nungguin server UNMUL setiap harinya plus rela-relain ngantar aku pulang meski dia nantinya sampai dirumah malam hari, dia adalah Supiyanto, Tengkiu BeGeTe yah. Dan buat semuaya yang gak mungkin aku masukin satu persatu yang selalu ama dan mau menemani aku saat aku mau tersenyum dan ketika aku mulai bersedih.

TERIMAKASIH BUAT SEMUANYA

 

AKU GAK TAU MO BALAS SEMUANYA GIMANA, TAPI AKU PERCAYA BAHWA NANTI KALIAN PASTI AKAN MENDAPATKAN BALASAN YANG SESUAI.

2 Comments

  1. phu says:

    semangat ya isai, kamu pst bisa,
    first time i saw u, i think u ar talented guy :)
    go go go

  2. julis says:

    i love to hear that bro!
    God Is Amazing
    GBU

Leave a comment