Sejak 5 bulan yang lalu Samarinda sering mengalami mati lamu, bahkan sampai di jadwalkan. Semua itu terjadi dikarenakan sudah tidak sanggupnya Pembangkit Listrik yang ada saat ini untuk menangani kebutuhan masyarakat di sektor Mahakam (Samarinda-Balikpapan-Tenggarong). Berdasarkan info dari Detik.com juga diberitahukan bahwa di tahun 2013 nanti akan ada 3 mesin yang akan di nonaktifkan karena usia mesin yang telah uzur.
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) adalah salah satu solusi dari permasalahan kekurangan Daya Listrik ini, informasi dari detik.com pun mengatakan bahwa Indonesia telah siap menggunakannya. Di KALIMANTAN pun diharapkan bisa dibangun PLTN ini, jadi nantinya tidak ada lagi peralatan-peralatan rusak yang diakibatkan tidak stabilnya listrik yang ada di kalimantan. Diprediksikan juga bahwa kebutuhan akan daya listrik akan terus meningkan setiap tahunnya, sehingga diharapkan Permasalahan Mengenai kekurangan daya listrik harus cepat dapat ditanggulangi.
Banyaknya pandangan miring terhadap penggunaan Nuklir hendaknya mulai dirubah. Sering terjadinya kecelakaan itu diakibatkan kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang menangani masalah Nuklir ini. Namun di Era sekarang ini sudah banyak SDM yang mampu untuk menguasai dan menanggulangi permasalahan-permasalahan yang ada. Penggunaan Nuklir secara benar akan memberikan manfaaat yang sangat menguntungkan.





Asik, akhirnya samarinda bisa keluar dari krisis energi listrik…
@adit : yg penting pandangan masyarakat mengenai Nuklir dapat berubah jd lebih positip…