Blackberry Berakhir di Januari 2011

Blackberry (BB) merupakan Gadget terpupoler di Indonesia untuk tahun 2010, sebagai alat komunikasi Blackberry sangat memuaskan bagi konsumen. Banyak fasilitas yang ditawarkan mulai dari fungsi dasar yaitu telepon dan SMS ( Short Message Service ), Blackberry juga menambahkan fasilitas BBM yang dibuat khusus oleh vendor sebagai alat komunikasi geratis antara sesama pengguna Blackberry. Paket-paket koneksi jaringan internet yang ditambahkan oleh setiap provider juga menjadikan Blackberry sebagai smartphone yang sangat layak dimiliki.

Dua minggu terakhir  diberitakan bahwa  pemerintah dalam hal ini Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring, akan melakukan pemblokiran untuk semua pengguna smartphone ini. Alasan pemerintah bahwa pihak RIM ( Research in Motion ) selaku vendor Blackberry belum mematuhi beberapa point yang ada dalam undang-undang negara Indonesia, yaitu UU 36/1999, UU 11/2008 dan UU 44/2008 mengenai  pemasangan penyaringan konten-konten yang terdapat di Blackberry.

Pihak RIM menanggapi positif akan sikap dan pernyataan Pemerintah indonesia, itu semua terbukti dengan tindakan pihak RIM mengajak kerja sama pemerintah dan para provider indonesia untuk melakukan penyaringan konten pornografi dan konten lain yang dianggap tidak sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia.

Diharapkan dengan adanya kerjasama antara Pemerintah, pihak RIM dan para provider, Blackberry akan tetap bisa dinikmati oleh para konsumen indonesia.

iRobot debuts AVA telepresence robot with tablet controls

iRobot was founded in 1990 when Massachusetts Institute of Technology roboticists Colin Angle and Helen Greiner teamed up with their professor Dr. Rodney Brooks with the vision of making practical robots a reality. iRobot’s corporate headquarters are located in Bedford, Mass. The company also has offices in Virginia, North Carolina, Michigan, California, the United Kingdom, France, India, China and Hong Kong. iRobot has made some of the world’s most important robots.

iRobot’s first attempt at robotic telepresence, a modified Roomba, is a false start, but now they are back with all-new bot called proper AVA must be all wrong. Bots can adjust its own height from three feet to five feet high to meet you at eye level,with the tablet is perched on top (this is the CES 2011, after all). Is essentially the three odd-wheel configuration for maneuver, and the robot has been mapping the DARPA Challenge-style environment to avoid hitting anything or anyone. For AVA sensors using dual sensors PrimeSense Kinect-style, along with a laser distance measuring, scanning acoustic sensors, and bump sensors. There is naturally a microphone and camera to the bot’s main goal: telepresence video. What is more interesting, however, is that iRobot has a platform for this application,which will allow developers to build new functionality. No word on pricing or when it will be sold, but we already know one thing: we want one. Check out some quality time that PC Magazine’s Lance Ulanoff spent with AVA after the break.

inspiration from engadget.com

Gayus Tambunan

Bagaikan salah satu kisah sinetron di televisi swasta yang terus bersambung dan bersambung hingga pindah ke stasiun tv lainnya, kasus Gayus Tambunan hingga saat ini belum terselesaikan juga. Entah apa permasalahan yang ada hingga sampai awal tahun 2011 ini keputusan akhir untuk Kasus Korupsi kelas kakap ini yang terus menesus menjadi Hot News tidak diputuskan. Memang banyak prosedur yang harus dijalankan untuk melakukan pengambilan keputusan atas sebuah kasus yang telah dipidankan, namun bagi orang awam seperti saya kasus ini terlalu bertele-tele yang pada akhirnya nanti hanya untuk dilupakan saja. Continue reading

Kaltim Green

Kaltim Green atau Kaltim Hijau adalah sebuah brend baru yang sejak januari 2010 hingga saat ini diserukan ke seluruh pelosok provinsi kalimantan timur. Brend baru ini wajib mendapat dukungan dari seluruh komponen yang ada, baik itu pemerintah, masyarakat dan pendukung lain seperti kesadaran dan kebijakan lainnya. Dukungan yang diberikan merupakan langkah awal untuk memulihkan kembali lahan kritis dan lahan terlantar kalimantan.

Membuat Kaltim Hijau ( Kaltim Green ) hanya akan menjadi gaungan pemanis saja jika tidak di implementasikan, memang untuk mewujudkan hal tersebut bukanlah semudah membalik telapak tangan. Pencanangan kegiatan penanaman pohon perorangan  “one man five trees” yang terus diserukan Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak juga akan terasa sulit jika tidak pernah dimulai dari lingkungan terkecil dan terdekat yaitu keluarga dan tempat tinggal kita.

Continue reading