Badan Perijinan dan Penanaman Modal Daerah (BPPMD) Kaltim dan Pemkot Samarinda bekerjasama dengan event organizer (EO) lokal, CV ADW Bersaudara selenggarakan Kaltim Fair 2011. Expo ini akan dilaksanakan di Komplek GOR Segiri Samarinda selama sepekan dari 2-8 Februari akan datang.Rencana penyelenggaraan pameran tersebut diungkapkan Kepala BPPMD Kaltim HM Yadi Sabianoor, saat jumpa pers diruang kerjanya, Kamis (20/1). Kegiatan ini ujarnya, merupakan agenda tetap Pemprov Kaltim dengan menampilkan hasil pembangunan dan potensi daerah dari kabupaten dan kota se-Kaltim.
Menurut Yadi, Kaltim Fair merupakan pameran peluang investasi dan produk unggulan Kaltim. Selain itu, kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mempromosikan potensi dan peluang investasi, serta produk-produk unggulan 14 kabupaten dan kota.
Expo ini, juga untuk memfasilitasi terjadinya interaksi bisnis antara pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten dan kota dan perusahaan-perusahaan di Kaltim dengan kalangan investor dan pembeli-pembeli potensial dari dalam dan luar negeri.
“Kaltim Fair ini untuk mempromosikan potensi daerah, sekaligus untuk menunjukkan keberhasilan pembangunan disegala sektor yang telah dilakukan pemerintah. Selain itu, pada kesempatan tersebut, tentu akan terjadi pertemuan antara buyer (pihak pembeli) dengan saler (penjual),” kata Yadi.
Sehingga dengan bertemunya kedua pihak itu akan memberikan multieffect player yang sangat positif bagi pengembangan dan pertumbuhan investasi didaerah. Apalagi, saat ini Pemprov Kaltim bersama pemerintah kabupaten dan kota memberikan peluang yang seluasnya bagi para pelaku usaha untuk berinvestasi di Kaltim.
Pada even ini sebagai ajang interaksi bisnis langsung yang efektif antara pengusaha dan pengambil keputusan, baik Pemprov Kaltim maupun kabupaten dan kota agar dapat melakukan transaksi dagang dan investasi yang saling menguntungkan.
Pada expo tahun ini disediakan 147 stan pameran terdiri atas 58 stan indoor (GOR Segiri) dan 89 stan outdoor (lapangan parker GOR Segiri). Untuk indoor diisi stan bagi instansi pemerintah, BUMD, BUMN dan BUMS. Sedangkan outdoor terbagi dua, yakni untuk otomotif dan elektronik, serta Usaha Kecil Menengah termasuk stan kuliner.
“Dalam expo tahun ini akan ditampilkan pula pengembangan ekonomi kreatif yang termasuk 14 item kegiatan. Diantaranya, fashion, video dan photografi, kerajinan, musik, seni pertunjukkan, barang seni, desain dan permainan interaktif, juga kuliner daerah-daerah di Kaltim,” jelas Yadi.
source : vivaborneo.com