» BBM Subsidi Akan Dibatasi mang^uncui

BBM Subsidi Akan Dibatasi

Pada Tahun 2010 ini Pemerintah akan mengurangi penggunaan BBM bersubsidi. Penggunaan BBM berubsidi hanya akan diberikan untuk masyarakat tidak mampu.

Kini ramai dibicarakan di tengah masyarakat tentang rencana membatasi pembelian bensin premium untuk sepeda motor. Direncanakan untuk membatasi setiap sepeda motor hanya boleh membeli satu liter bensin bersubsidi setiap harinya. Untuk pemakaian selebihnya harus menggunakan bahan bakar pertamax. Ini semua perlu dilakukan dengan alasan penggunaan bensin bersubsidi sudah melewati batas kemampuan keuangan negara. Pengguna bensin bersubsidi terbesar adalah sepeda motor. Perlu diingat bahwa masyarakat pengguna sepeda motor bukanlah kelompok masyarakat berada. Mereka memilih menggunakan motor karena transportasi umum yang ada tidak memadai dan juga terlalu mahal.

Kalau pemikiran kebijakan hanya berorientasi kepada penghematan anggaran, lebih baik yang harus dilakukan terlebih dahulu menyiapkan sistem transportasi yang lebih baik. Di banyak negara, memberikan subsidi kepada para pengguna transportasi umum agar tidak membebani masyarakat. Di negara lain tidak pernah menghitung pembangunan transportasi umum sekadar dengan pendekatan untung-rugi. Di negara lain, cara melihatnya dari aspek yang lebih luas, yakni seberapa jauh kebijakan itu memberikan keuntungan bagi perekonomian secara nasional. Pada kita cara melihat persoalan dengan kaca mata yang lebih luas itu tidak dimiliki. Semua masalah selalu dilihat secara parsial dan sekadar dilihat untung dan rugi. Kalau untung dianggap sebagai penerimaan negara, kalau rugi dianggap sebagai beban masyarakat.

Di Ngara kita enggan untuk membangun sistem transportasi yang lebih baik karena hanya dilihat sebagai biaya. Tidak pernah mau dilihat bahwa kalau transportasi umum baik, masyarakat pasti akan meninggalkan kendaraan pribadi. Dengan kendaraan pribadi yang lebih sedikit, maka kemacetan akan berkurang dan negara akan bisa menghemat dari dua sisi yakni biaya kemacetan yang bisa dikurangi serta penggunaan bahan bakar kendaraan pribadi yang berkurang.

Sekali lagi, para pengguna motor bukanlah kelompok yang suka menggunakan kendaraannya untuk membuang-buang waktu. Mereka menggunakan motor untuk kegiatan yang produktif, sebagai alat transportasi untuk pergi bekerja. Dengan tingkat kecelakaan yang tinggi, masyarakat sebenarnya enggan menggunakan motor. Namun mereka tidak punya pilihan lain karena itulah moda yang paling efektif untuk bekerja. Secara nasional, perekonomian negara diuntungkan oleh kegiatan produktif dari masyarakat pengguna motor.

Sumber : http://www.metrotvnews.com/ dan http://nasional.tvone.co.id/

Leave a comment